Jumat, 11 Maret 2016

News_Update: Jadi yang Termahal, Daging Ini Juga Dapat Penghargaan 'Oscar'

News_Update
 
Jadi yang Termahal, Daging Ini Juga Dapat Penghargaan 'Oscar'
Mar 11th 2016, 12:00

DREAMERS.ID - Walaupun mayoritas daging yang dikonsumsi orang Indonesia adalah daging sapi, ayam atau kambing namun tidak sedikit restoran di tanah air yang menyajikan daging ham sebagai salah satu menunya. Daging ham adalah daging yang berasal dari bagian kaki belakang babi. Dengan harga yang tidak terlalu jauh berbeda dari daging sapi, sebagian orang dengan mudah membelinya,

Namun, untuk membeli daging ham yang satu ini sepertinya kita akan berpikir dulu berulang kali. Pasalnya daging ham organik ini diklaim menjadi daging ham termahal dengan harga $4.100 atau sekitar 76,5 juta rupiah per potongnya seperti dilansir dari laman Independent.


Image source: Independent.co.uk

Selain mendapat predikat sebagai daging termahal, daging ham ini juga telah berhasil menyabet penghargaan tahunan Biofach Award. Yaitu penghargaan yang dianggap sebagai ‘Oscar’ di industri makanan organik tahun ini.

Daging ham ini berasal dari daging babi dari peternakan milik Edoardo Donato yang dijual melalui toko Dehesa Maladua. Daging ham yang dihasilkan babi jenis Manchado de Jabugo yang diternakkan di desa Cortegana, Spanyol Selatan.

Setiap tahunnya hanya 80 paha ham yang diproduksi. Karena babi memerlukan waktu 3 tahun untuk dewasa dan itu pun belum tentu daging pahanya cukup berkualitas untuk diolah jadi ham. Kini total ada 22.500 ekor babi yang diternakkan disana dan dibiarkan berkeliaran di sekitar desa.

Saat ditanya bagaimana kunci dan cara sehingga daging ham ini dapat memenangkan pehargaan tersebut, sang pemilik mengungkapkan rahasia dengan bangga, “Patience, passion and pleasure”.

Berita Lainnya :

Jadi Makanan Pokok, China Akan Mengadakan Festival Olahan Makanan Dari Kentang

Sambut Musim Semi, Toko Roti Ini Rilis 'Cronut Sakura' Selama Sebulan!

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

0 komentar:

Posting Komentar